Aktivitas Membuat Mainan dari Barang Bekas
Membuat mainan dari barang bekas membantu anak mengekspresikan kreativitas, imajinasi, dan motorik halus. Anak dapat memanfaatkan kardus, botol plastik, kain, atau tutup botol untuk membuat mobil, boneka, atau alat permainan sederhana. Aktivitas ini melatih fokus, koordinasi tangan-mata, dan kemampuan problem-solving karena anak menyesuaikan bahan dan bentuk untuk menciptakan mainan. Orang tua dapat membimbing anak memberi ide atau membiarkan mereka berkreasi bebas. Bermain bersama teman atau saudara menumbuhkan kerjasama, komunikasi, dan kemampuan sosial. Anak yang rutin melakukan aktivitas ini cenderung lebih kreatif, percaya diri, dan adaptif. Aktivitas membuat mainan dari barang bekas menstimulasi keterampilan kognitif, motorik, sosial, dan emosional secara bersamaan. Dengan pengenalan kegiatan kreatif sejak dini, anak belajar ekspresi diri, imajinasi, dan tanggung jawab atas hasil karya yang bermanfaat sepanjang hidup.